![]() |
| Embriologi |
Proses
penciptaan manusia di dalam rahim dijelaskan dalam Alquran surat al-Mu'minun
ayat 12-14.
وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ مِنْ سُلَالَةٍ
مِنْ طِينٍ
ثُمَّ جَعَلْنَاهُ نُطْفَةً فِي قَرَارٍ مَكِينٍ
ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ
مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَامًا فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْمًا ثُمَّ
أَنْشَأْنَاهُ خَلْقًا آخَرَ ۚ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ
Artinya :
“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari
suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air
mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu
Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal
daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang
belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang
(berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik”. (Al
Qur'an, 23:12-14)
Dari ayat tersebut dapat disimpulkan adanya enam fase
terbentuknya janin dalam Rahim, yaitu :
1.
Tahap pertama
penciptaan janin disebut Sulalah dimulai dari saripati mani.
Allah menjelaskan bahwa manusia diciptakan “ dari saripati air yang hina (air
mani)”. Manusia bukan diciptakan dari seluruh mani yang keluar dari suami –
istri, tapi hanya dari bagian yang sangat halus. Itulah yang dimaksud dengan “
Sulalah”.
2.
Tahap kedua
disebut Alaqoh.
“Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah ( ‘Alaqoh ).” ‘Alaqoh
berarti juga nama dari binatang kecil yang hidup di air dan di tanah yang
terkadang menempel di mulut binatang pada waktu minum di rawa – rawa (yaitu
sebangsa lintah ).
3.
Tahap ketiga, Mudghah (Segumpal Daging). Dalam kelanjutan
surat al-Mukminun dijelaskan ''Lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal
daging.” Tahap keempat ditandai dengan muncul dan tumbuhnya tulang. “Dan
segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang.”
4.
Tahap kelima,
pembungkusan tulang dengan daging. “Lalu tulang belulang itu Kami bungkus
dengan dagin...'' Didahulukannya penciptaan tulang sebelum daging, itu
karena daging butuh kepada tulang untuk menempel padanya. Maka tulang mesti
sudah ada sebelum daging.
5.
Tahap keenam
adalah perubahan janin ke bentuk yang lain. “Kemudian Kami jadikan dia makhluk
yang (berbentuk) lain..'' Menurut Dr Ahmad Hamid Ahmad, bersama dengan
berakhirnya pekan ketujuh, panjang Mudghah sudah mencapai 8 – 16 milimeter”.
Termasuk yang membedakan pada periode ini adalah:
bahwa bentuk tulang berbentuk bengkok menyerupai bulan sabit, kemudian mulai
berubah lurus dan tegap. Di tambah lagi ada sesuatu yang membedakan janin
dengan makhluk hidup yang lain, yaitu sempurnanya bentuk tubuh pada pekan
kedelapan.
Dalam sebuah hadis Rasulullah SAW bersabda,
”Seseorang dari kamu ditempatkan penciptaannya di dalam perut ibunya dalam
selama empat puluh hari, kemudian menjadi `alaqah selama itu pula (40 hari),
kemudian menjadi mudhghah selama itu pula (40 hari); kemudian Allah mengutus
seorang malaikat lalu diperintahkan empat kalimat (hal), dan dikatakan
kepadanya: Tulislah amal, rizki dan ajalnya, serta celaka atau bahagia-(nya);
kemudian ditiupkan ruh padanya ”Hadits riwayat Imam al-Bukhari dari `Abdullah) Begitulah,
proses penciptaan janin di dalam rahim seorang ibu, hingga akhirnya melahirkan
diusia kehamilan sembilan bulan. Sungguh Maha Sucilah Allah, Pencipta
Yang Paling Baik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar