Para ilmuwan menemukan cara kerja siklus
air. Siklus air atau siklus hidrologi adalah sirkulasi air yang tidak pernah
berhenti dari atmosfer ke bumi dan kembali ke atmosfer melalui kondensasi,
presipitasi, evaporasi dan transpirasi. Siklus ini terjadi jika kita lihat dari
sudut pandang ilmiah.
Siklus air dari sudut pandang islam berdasarkan Al-Quraan
أَفَرَأَيْتُمُ الْمَاءَ الَّذِي تَشْرَبُونَ
"Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu
minum."
[QS. Al-Waqiah ayat 68]
Hal
ini tentu sangat bersesuaian dengan hasil penelitian ilmiah modern.Air tersebut
adalah air hujan yang turun melalui pengedaran siklus air. Awalnya ia
berevaporasi, kemudian jatuh sebagai presipitasi dalam bentuk hujan, salju,
hujan es, dan salju, hujan gerimis atau kabut.Allah juga menerangkan bagaimana
siklus hujan di dalam Alquran dengan rinci.
Beginilah tahapan-tahapan turunnya hujan menurut Alquran:
"Allah, Dialah yang mengirim angin,
lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut
yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal, lalu kamu lihat hujan
keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya
yang dikehendaki-Nya, tiba-tiba mereka menjadi gembira." [QS. Ar-Rum ayat
48]
Secara
teknis, tentang apa yang di firmankan Allah di dalam Alquran sangat bersesuaian
dengan hasil penelitian para ilmuwan. Ilmu sains menerangkan bahwa sebelum
hujan terbentuk, terdapat beberapa tahap yaitu: 'bahan baku' hujan naik ke
udara, kemudian terbentuklah awan, dan hingga turunlah hujan yang bisa kita
lihat dan rasakan.Air yang kita minum ini mungkin berasal dari sumur, sungai
atau danau, namun Alquran menyebut air yang kita minum berasal dari
hujan.
Karena
dari hujan inilah terbentuk sumber-sumber air yang akan mengaliri
sungai-sungai, mengisi sumur-sumur, dan memenuhi danau. Tanpa air hujan, siklus
air di planet bumi ini tidak akan berjalan. Melalui proses siklus yang berulang
selama jutaan tahun, maka air laut menjadi asin seperti sekarang. Di seluruh
pelosok dunia, sungai mengirim sekitar 40 milyar ton garam ke laut setiap
tahunnya.Itulah siklus air menurut kitab suci yang dibawa oleh Nabi Muhammad
SAW. Seseorang yang hidup sekitar 1400 tahun yang lalu dimana ilmu pengetahuan
masih terbelakang. Bahkan ia adalah orang yang tidak bisa membaca dan menulis.
Lalu, bagaimana ia bisa menerangkan siklus
air secara tepat dan akurat? hal ini membuktikan bahwa Muhammad hanyalah
pembawa wahyu yang datang langsung dari Tuhan yang menciptakan bumi ini beserta
isinya, yaitu Allah SWT.
sumber : http://majalah.hidayatullah.com/2012/05/siklus-air-menurut-al-qur%E2%80%99an/

joz
BalasHapus