Sabtu, 21 Mei 2016

Siklus Air Berdasarkan Al-Quran

Air merupakan sumber kehidupan, Bayangkan apabila air di bumi ini habis, tentu tidak akan ada makhluk hidup yang dapat bertahan hidup tanpa air. Allah telah merancang siklus air sedemikian rupa sehingga sampai saat ini air dirasa tidak akan pernah habis.
Para ilmuwan menemukan cara kerja siklus air. Siklus air atau siklus hidrologi adalah sirkulasi air yang tidak pernah berhenti dari atmosfer ke bumi dan kembali ke atmosfer melalui kondensasi, presipitasi, evaporasi dan transpirasi. Siklus ini terjadi jika kita lihat dari sudut pandang ilmiah.
Siklus air dari sudut pandang islam berdasarkan Al-Quraan
أَفَرَأَيْتُمُ الْمَاءَ الَّذِي تَشْرَبُونَ
"Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum." 
[QS. Al-Waqiah ayat 68]
          Hal ini tentu sangat bersesuaian dengan hasil penelitian ilmiah modern.Air tersebut adalah air hujan yang turun melalui pengedaran siklus air. Awalnya ia berevaporasi, kemudian jatuh sebagai presipitasi dalam bentuk hujan, salju, hujan es, dan salju, hujan gerimis atau kabut.Allah juga menerangkan bagaimana siklus hujan di dalam Alquran dengan rinci.
Beginilah tahapan-tahapan turunnya hujan menurut Alquran:
"Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal, lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya, tiba-tiba mereka menjadi gembira." [QS. Ar-Rum ayat 48]
          Secara teknis, tentang apa yang di firmankan Allah di dalam Alquran sangat bersesuaian dengan hasil penelitian para ilmuwan. Ilmu sains menerangkan bahwa sebelum hujan terbentuk, terdapat beberapa tahap yaitu: 'bahan baku' hujan naik ke udara, kemudian terbentuklah awan, dan hingga turunlah hujan yang bisa kita lihat dan rasakan.Air yang kita minum ini mungkin berasal dari sumur, sungai atau danau, namun Alquran menyebut air yang kita minum berasal dari hujan.                       
          Karena dari hujan inilah terbentuk sumber-sumber air yang akan mengaliri sungai-sungai, mengisi sumur-sumur, dan memenuhi danau. Tanpa air hujan, siklus air di planet bumi ini tidak akan berjalan. Melalui proses siklus yang berulang selama jutaan tahun, maka air laut menjadi asin seperti sekarang. Di seluruh pelosok dunia, sungai mengirim sekitar 40 milyar ton garam ke laut setiap tahunnya.Itulah siklus air menurut kitab suci yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Seseorang yang hidup sekitar 1400 tahun yang lalu dimana ilmu pengetahuan masih terbelakang. Bahkan ia adalah orang yang tidak bisa membaca dan menulis.
Lalu, bagaimana ia bisa menerangkan siklus air secara tepat dan akurat? hal ini membuktikan bahwa Muhammad hanyalah pembawa wahyu yang datang langsung dari Tuhan yang menciptakan bumi ini beserta isinya, yaitu Allah SWT.

sumber : http://majalah.hidayatullah.com/2012/05/siklus-air-menurut-al-qur%E2%80%99an/

1 komentar: