Rabu, 25 Mei 2016

Peranan dan Permasalahan Lingkungan dalam Kajian Islam-Sains


Peranan lingkungan dalam kajian Islam:
1.      Lingkungan Keluarga:
Dalam lingkungan keluarga orang tua yg menentukan pola pembinaan bagi anaknya, dalam islam pun menekankan agar setiap manusia dapat memelihara dirinya & keluarganya dari bahaya siksa api neraka, termasuk menjaga anak & harta agar tidak menjadi fitnah. Sistem pengelolaan lingkungan keluarga secara Islam ditujukan pada:
Pengelolaan keluarga yang bertauhid,mawadah,warahmah,berakhlakul karimah,
Menegakan amar ma’ruf nahi munkar,berpendidikan,berpengetahuan serta memanfaatkan ilmu untuk kepentingan umum.
2.       Lingkungan Pendidikan Sekolah:
Peran pendidik sangat dibutuhkan dalam hal memberikan perhatian pada anak didik agar proses pengajaran berjalan secara konduktif. Perlu diketahui setiap anak didik memiliki perbedaan individual:
·         Biologis: berhubungan dengan fisik,kesehatan & mentalitas anak didik
·         Intelektual: berhubungan kapasitas & potensi intelektual anak didik
·         Psikologis: berhubungan dengan kondisi kejiwaan anak didik
3.      Lingkungan Masyarakat:
Dalam lingkungan masyarakat manusia akan menemukan peristiwa asing,baik atau buruk, terpuji atau tercela yang terus memberikan pengaruh positif atau negatif.
Dalam ekologi Islam dikemukakan sebagai berikut:
Menciptakan lingkungan yg bersih dari kemaksiatan akhlak & budi pengerti yang baik menurut agama,undang-undang,norma-norma yg berlaku di masyarakat,serta mengamalkanya. Menciptakan pendidikan yang amar ma’ruf nahi mungkar. Adanya sanksi sosial bagi masyarakat yang merusak lingkungan sesuai hukum dan nilai-nilai islam. Pengelolaan sumber daya alam. Pengembangan teknologi tepat guna
Permasalahan Lingkungan dalam Kajian Islam:
1.      Keserakahan Manusia sebagai Khalifah di Bumi:
Manusia diciptakan oleh Allah sebagai makhluk yang sempurna di bumi ini agar mampu memanfaatkan semua yg tersedia dibumi dengan baik dan sesuai kebutuhan,namun kelakuan manusia dilihat dewasa ini sering mengutamakan keuntungan individu tanpa memikirkan akibat untuk masyarakat banyak
2.      Kurangnya Kesadaran Manusia Merawat Alam
Dalam islam kebersihan ialah sebagian dari Iman,namun masih banyak umat islam yang kurang atau bahkan tidak peduli akan hal tersebut.
Peran Lingkungan dalam Kajian Sains:
Sebagai Pembagian Ilmu Pengetahuan:
A.    Ilmu Pengetahuan Sosial:
Yakni membahas hubungan antar manusia sebagai makhluk sosial, yang selanjutnya dibagi atas :
·         Psikologi, yang mepelajari proses mental dan tingkah laku
·         Pendidikan, proses latihan yang terarah dan sistematis menuju ke suatu tujuan
·         Antropologi, mempelajari asal usul dan perkembangan jasmani, sosial, kebudayaan dan tingkah laku social
B.     Ilmu Pengetahuan Alam ,
Yang membahas tentang alam semesta dengan semua isinya dan selanjutnya terbagi atas:
·         Fisika, mempelajari benda tak hidup dari aspek wujud dengan perubahan yang bersifat sementara. Seperti : bunyi cahaya, gelombang magnet, teknik kelistrikan, teknik nuklir
·         Kimia, mempelajari benda hidup dan tak hidup dari aspek sususan materi dan perubahan yang bersifat tetap. Kimia secara garis besar dibagi kimia organik (protein, lemak) dan kimia anorganik (NaCl), hasil dari ilmu ini dapat diciptakan seperti plastik, bahan peledak
·         Biologi, yang mempelajari makhluk hidup dan gejala-gejalanya.
C.     Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa
Studi tentang bumi sebagai salah satu anggota tatasurya, dan ruang angkasa dengan benda angkasa lainnya
·         Geologi, yang membahas tentang struktur bumi. (yang bahasannya meliputi dari ilmu kimia dan fisika) contoh dari ilmu ini petrologi (batu-batuan), vukanologi (gempa bumi), mineralogi (bahan-bahan mineral
·         Astronomi, membahas benda-benda ruang angkasa dalam alam semesta yang meliputi bintang, planet, satelit da lain-lainnya. Manfaatnya dapat digunakan dalam navigasi, kalendar dan waktu.
Permasalahan Lingkungan dalam kajian sains:
1.      Masalah Pertumbuhan Pendududuk dan Sumber Daya Alam
Pertumbuhan penduduk begitu cepat dapat dilihat pada tahun 1975 penduduk bumi berjumlah 3,967 milyar, th 1991 berjumlah 5 milyar,dan th 2000 sejumlah 6,253 milyar jiwa,sudah dapat dipastikan kebutuhaan sumber daya alam akan semakin meningkat. Hingga saat ini masih terus dilakuka eksploitasi yang akan memyebabkan ketersediaan sumber daya alam berkurang bahkan dapat habis untuk SDA tidak dapat diperbaharui.
2.      Masalah Polusi udara
Hal ini telah menjadi kekhawatiran publik terutama yang tinggal dikota dan daerah industri,bahkan para ahli meteorologi mengatakan bahwa polusi telah meliputi seluruh atmosfer bumi. Polusi udara disebabkan berbagai macam hal misalnya: pabrik besi baja,penyulingan minyak bumi,pabrik petrokimia dan kendaraan bermotor.
3.      Masalah Polusi Air dan  Tanah
Polutan dapat juga mencemari air dan tanah yang keduanya memiliki hubungan yg erat sehingga sukar untuk dibahas satu-satu. Polutan yg masuk ke sistem perairan seperti detergen,asam belerang dll,sementara polutan yang masuk ke tanah melalui sistem pertanian seperti: pestisida, herbisida dan nitrat. Maka polusi tidak hanya terjadi pada sungai,danau tapi lebih terasa pada air tanah yang dapat membinasakan mikroorganisme pada tanah.
4.      Polusi Suara    
Penyebab dari polusi suara ialah adanya kebisingan yang biasanya terjadi dikota-kota besar, dengan meningkatanya teknologi dan pertumbuhan penduduk diperkirakan akan meningkat 2x lipat dalam 20th mendatang. Kebisingan tersebut dapat berasasl dari suara kereta api, pesawat dll, yang tanpa disadari dapat menyebabkan hilangnya daya pendengaran secara permanen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar